Showing posts with label musik. Show all posts
Showing posts with label musik. Show all posts

Friday, 19 August 2011

Manfaat Mendengarkan Musik Bagi Balita

Manfaat musik tidak sebatas untuk bayi baru lahir. Di hari-hari berikutnya, musik dapat dijadikan sebagai bagian hidup si kecil. Perdengarkanlah musik, sedikitnya tiga kali sehari. Di waktu pagi saat bangun tidur, pengantar tidur siang setelah lelah bermain, hingga sebagai senandung pengantar tidur.

Mendengarkan musik tidak hanya untuk kesehatan fisiknya, tapi juga kesehatan mental dan perkembangan otak atau kognitifnya. Berbasis penelitian, sejumlah ahli menyebutkan bukti-bukti manfaat mendengar musik untuk anak:

1. Meningkatkan kemampuan motorik.

Penulis buku Learning Before Birth: Every Child Deserves Giftedness, Dr Brent Logan, menyatakan, bayi (bahkan janin) yang mendengarkan musik, perkembangan detak jantung dan fisiknya menjadi lebih baik. Irama musik terbukti mampu menstimulus bayi untuk senang bergerak. Respons ini tentunya membantu perkembangan fisik bayi, dalam hal kekuatan, koordinasi dan kontrol motoriknya.

2. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi.
Masih menurut Logan, musik bisa membantu perkembangan otak bayi dalam menerima informasi. Kemampuan ini kelak memengaruhi keterampilannya dalam berkomunikasi.

Pakar Neuroscience, Dr Dee Joy Coulter, yang juga penulis buku Early Childhood Connection: The Journal of Music and Moment-Based Learning, mendukung pernyataan ini. Menurut Coulter, permainan yang melibatkan musik akan cepat meningkatkan keterampilan berbahasa anak sekaligus cepat menambah kosakatanya. Kelak ia akan tumbuh menjadi anak yang mampu mengorganisasikan ide serta cepat memecahkan masalah.

3. Memiliki pencernaan lebih baik.
Bayi yang terekspos musik akan memiliki pencernaan lebih baik karena rasa rileks yang diterimanya. Dampaknya, efisiensi metabolismenya meningkat dan akhirnya pertambahan berat badannya lebih baik.

4. Meningkatkan kemampuan matematika.
Menurut hasil penelitian psikolog Fran Rauscher dan Gordon Shaw dari University of California-Irvine, Amerika Serikat, ada kaitan erat antara kemahiran bermusik dengan penguasaan level matematika yang tinggi. Juga keterampilan di bidang sains, ketika kelak anak sudah bersekolah. Musik juga mampu meningkatkan inteligensi spasialnya (kecerdasan ruang) sebanyak 46 persen dibanding anak-anak yang tidak terekspos musik.

Taken from: http://female.kompas.com/read/2011/08/19/11010441/4.Manfaat.Mendengar.Musik.untuk.Si.Kecil

Monday, 14 March 2011

BAND ROHANI " THE THRONE"

* SALAH SATU GROUP BAND ROHANI KRISTEN PAPAN ATAS ATAU TERFAVORIT *   

Album: COME
Best Cut:
Datang Pada Tuhan, Kuserahkan Hidupku, O Muliakan Tuhan


Personil:
Vocal : Alvin AFI/Base Jam, Cindy AFI, Evy Muliana
Guitar : John Will
Saxophone : Damez Nababan
 Keyboard : Yoseph Sitompul
Bass : Toby Putra
Drum : Lukas Budi S.


Setelah 10 tahun tidak ada group musik rohani Kristen baru yang muncul di Indonesia, satu group band bernama THRONE berdiri di Jakarta.  Dimotori Alvin Kurniawan alumni AFI 3 menggebrak dengan musik pop british merelease album berjudul COME.

Dengan kualitas vocal yang dimiliki Alvin, Cindy dan Evy menjadikan album yang sebagian besar hasil karya sendiri ini memiliki kualitas dan nilai tersendiri serta mudah dinyanyikan oleh semua orang. Selain itu Throne juga didukung para musisi yang handal seperti Damez Nababan juara 1 'Yamaha Blast 2009' dan 'Asian Beat 2009' di Yokohama Jepang.

Pada awal debutnya, THRONE sempat mengalami bongkar pasang musisi karena untuk mencari format yang pas dan memiliki kesehatian dalam visi. Drummer yang pada awalnya dipegang oleh Shandy Satya karena kesibukan study akhirnya diganti oleh Lukas dan sempat sebelumnya mencoba dengan additional player yaitu Arief WB (drummer The Adlys Band). Demikian juga dengan bass yang sebelumnya dipegang oleh Erwin Suryajaya, karena harus pulang kampung untuk melanjutkan bisnis keluarga, Erwin digantikan oleh Agus Kristianto dan tidak lama kemudian diganti oleh Toby Putra sampai hari ini. Keyboard yang sejak awal dipegang oleh Alvin di album pertama akhirnya dimainkan oleh Yosef Sitompul dan sesekali diganti oleh Nainggolan's brother yaitu Edward Ricky dan Alber Richardo.

Album THRONE dapat diperoleh di toko-toko buku Kristen dan toko musik serta counter-counter gereja di seluruh Indonesia.

THRONE sudah melakukan perjalanan pelayanan panjang untuk melayani undangan untuk berbagai acara Gereja/Perusahaan spt: KKR, Perayaan Paskah, Natal, Konser Musik, dll di berbagai kota di Indonesia dan manca negara.

Mulai April 2011 secara resmi berdiri sendiri sebagai band rohani indi, lepas dari label yang selama ini menaungi dan menggunakan nama "THE THRONE." 

Pada saat ini THE THRONE sedang mempersiapkan pembuatan album terbaru yang akan rilis pada akhir tahun 2011. THE THRONE berdoa kiranya Tuhan memberikan kelonggaran dan membuka pintu-pintu kesempatan yang baru melalui album yang baru nanti supaya lebih banyak menjadi berkat bagi banyak orang. Tentunya belajar dari kesalahan dan kekurangan baik dalam live perform maupun dari proses pembuatan album terdahulu.
 



Informasi Hubungi :
The Throne Management
HP / Telp. 08561121123, 08881410010

Email :
thronecom@gmail.com
info@throneband.com

Facebook:

website:

Video :

Sunday, 23 January 2011

MANFAAT MENDENGARKAN MUSIK

1. Mozzart Efek
Mozzart efek disini adalah istilah yang dipakai untuk musik-musik yang sifatnya bisa mempengaruhi kecerdasan orang-orang yang mendengarnya. Ada penelitian yang menyatakan bahwa orang-orang yang sering mendengarkan musik, tingkat kecerdasannya rata-rata lebih tinggi daripada orang yang tidak suka mendengarkan musik. Musik yang diyakini bisa meningkatkan kecerdasan adalah musik klasik. untuk itu disarankan agar ibu-ibu mulai memperdengarkan musik klasik kepada bayi yang masih ada di dalam kandungan, disamping memberikan ketenangan bagi si ibu sendiri.

2. Menyegarkan
Ketika kita merasa penat, mendengarkan musik sepertinya menjadi alternatif utama untuk meredakan ketegangan dan memberikan penyegaran bagi jiwa dan pikiran. Walaupun hanya beberapa menit, tapi kalau musiknya pas dengan keadaan kita, maka pikiran akan menjadi segar kembali.

3. Motivasi
Contohnya adalah ketika dalam upacara kita mendengarkan sekaligus menyanyikan lagu-lagu kebangsaan. Jiwa kita saat itu juga menjadi sangat tergugah dan termotivasi akan makna lirik-lirik yang ada pada lagu itu. Kita bisa menjadi semakin patriotik, nasionalis dan mencintai negara kita. Bahkan ada tipikal orang yang bisa dengan mudah bekerja setelah mendengarkan musik.

4. Terapi
Beberapa pakar menyatakan bahwa musik bisa dijadikan sebagai media terapi untuk pasien-pasien terutama yang mengalami gangguan secara psikologi. Manfaat medis ini telah diketahui secara luas. Dengan mendengarkan musik kepada pasien secara berkelanjutan maka diharapkan agar si sakit memulai proses penyembuhannya.

5. Komunikasi
Seperti yang dikatakan diatas, musik itu adalah bahasa yang dikenal sangat luas di seluruh dunia. Melampaui umur, etnis, jenis kelamin dsb. Sebagai bahasa universal, musik bisa menyampaikan pesan ke seluruh dunia tanpa batasan apapun.

Tuesday, 4 January 2011

MUJIZAT NATAL

Lingkaran kasih
Oleh Jon, Kampala Uganda

Ibu saya telah memberitahu saya dan Karin, adik saya bahwa Natal tahun ini akan sangat sederhana, kami hanya akan mendapatkan satu hadiah kecil dan tidak akan ada perayaan istimewa. Ayah kami baru saja meninggalkan kami dan kami tinggal jauh dari sanak saudara, jauh dari teman-teman, ibu tidak punya penghasilan tetap dan kami juga tidak punya banyak harapan bagi masa depan kami. Bagaimanapun, setiap malam saya berdoa untuk mujizat terjadi.

Pada malam menjelang Natal, kami mendengar bunyi ketukan pintu, ibu dan saya keluar ke serambi kecil di depan rumah kami. Kami melihat dua pria dengan dua keranjang besar yang dipenuhi oleh makanan dan hadiah-hadiah. Air mata ibu mulai mengalir, air mata sukacita dan mungkin juga sedikit kesedihan. Ia dibanjiri rasa tidak percaya. Karin dan saya cukup senang karena tidak menyangka kami akan mendapat hadiah yang begitu banyak. Ternyata kedua pria itu adalah tetangga kami, dan walaupun kami tidak begitu saling kenal tetapi mereka merasakan bahwa kami membutuhkan bantuan dan mereka mau melakukan sesuatu supaya Natal kami terasa spesial. Kami menerima makanan, gula-gula, kueh-kueh kering, mainan dan berbagai hadiah yang lain.

Sekarang banyak tahun sudah berlalu, dan saya sedang melewati daerah kumuh di Kampala, Uganda. Saya di sini untuk membantu membangun sekolah. Hujan baru saja berhenti dan jalan dipenuhi  lumpur kotor yang berwarna merah tua. Di arah yang berlawanan saya melihat seorang wanita berjalan bertatah-tatih sambil memegang sepatu untuk melindungi sepatunya dari lumpur. Saya memandang wajahnya dan mata kami bertemu. Secara instan saya tahu, saya tidak mengerti bagaimana saya tahu tetapi informasi itu datang begitu saja. Dan hal ini bukan hanya terjadi kali ini. Saya tahu wanita itu sedang mencari pekerjaan dan ia membutuhkan uang untuk membiayai hidup keluarganya. Saya berhenti sejenak dan memandang ke dia. Ia memakai pakaian yang dibeli dari pasar yang menjual pakaian rombengan. Dan besar kemungkinan itulah pakaian terbaik yang dimilikinya.

Saya bertanya kepada dia, "Anda tidak punya uang transpor ya?" Ia mengangguk, "Saya tidak punya makanan untuk anak-anak saya." Saya merogoh kocek dan mengeluarkan uang $50 dan juga memberikan uang receh untuknya naik angkutan umum. Uang $50 cukup untuk dia membeli makanan bagi keluarganya selama sebulan.

Seraya saya memberikan uang itu kepadanya, ia menangis dan memberitahu saya ia tidak seharusnya menerima uang itu, tetapi ia terpaksa, dan ia akan mendoakan saya. Katanya lagi, "Pagi tadi saya berdoa untuk mujizat, untuk suatu tanda dan siangnya saya bertemu Anda."
Setelah itu kami melanjutkan perjalanan kami masing-masing. Ia bersukacita dengan jawaban doanya dan saya merenungkan apa yang baru saya alami, apa yang baru saja kami alami. Saya menyadari bahwa saya baru saja mengambil bagian di dalam satu rencana ilahi, satu lingkaran yang berjalan terus yang mengizinkan mujizat untuk terus berlangsung. Dulu saya menerima dan berkat anugerah-Nya, sekarang saya mampu untuk memberi.

Tuesday, 9 November 2010

TIPS OLAH VOCAL YANG BAIK DAN BENAR

Beberapa orang meluangkan berjam-jam waktunya berolahraga untuk menjaga kesehatan badannya, tetapi bagaimana caranya menjaga suara agar tetap sehat? Norman Hogikyan

Berikut ini adalah 10 tips untuk suara yang sehat yang diberikan oleh Norman Hogikyan
berkata, “Suaramu adalah duta besar untuk dunia luar. Yang mencerminkan kepribadian dan emosimu. Dan banyak orang menentukan nilai dirimu dari suaramu. Jadi sangat penting untuk berpikir tentang apa yang orang-orang dengar saat kita berbicara atau bernyanyi. Problem pada suara bisa menjadi masalah yang pelik di kehidupan kita.”
1.    Banyak minum air, hindari alkohol dan kafein
Pita suara kita bergetar dengan kecepatan tinggi, dan banyak minum membuat pita suara tetap basah. Makanan yang memiliki kadar air yang tinggi juga baik, seperti apel, pir, semangka, melon, anggur, dan sebagainya.

2.    Lakukan istirahat berbicara beberapa kali setiap hari terutama jika telah dipergunakan secara ekstensif
Misalnya guru sebaiknya menghindari atau mengurangi berbicara diantara waktu mengajar.

3.    Jangan merokok
Jika Anda merokok, segera berhenti! Merokok sangat meningkatkan resiko kanker organ pernafasan. Termasuk menghirup asap dapat menyebabkan iritasi pita suara.

4.    Jangan menyalahgunakan suaramu
Hindari berteriak, juga berbicara keras di ruangan yang ribut. Suara serak merupakan pertanda pita suara mengalami iritasi.

5.    Biarkan otot leher dan tenggorokanmu rileks meskipun sedang menyanyi nada tinggi atau rendah
Beberapa penyanyi mengangkat kepala ketika menyanyikan nada tinggi dan menunduk jika menyanyi nada rendah untuk menghindari tegangan yang berlebih pada otot. Jika terjadi tegangan berlebih untuk waktu yang lama bisa menyebabkan turunnya jangkauan nada suara.

6.    Perhatikan caramu berbicara setiap hari
Sekalipun orang yang memiliki kebiasaan menyanyi yang baik bisa mengalami luka saat berbicara, karena banyak penyanyi yang tidak memperhatikan cara berbicara, apakah menyebabkan iritasi pita suara atau tidak.

7.    Jangan batuk terlalu sering
Ketika kita batuk (bukan sakit batuk, tapi aktivitas batuk), itu sama seperti melakukan tegangan pada semua otot pernafasan dan pita suara sekaligus. Melakukan batuk terlalu sering bisa melukai otot tersebut dan menyebabkan suara serak. Cobalah untuk minum air untuk mengurangi rasa gatal di tenggorokan. Jika batuk tidak bisa ditahan, cobalah hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

8.    Ketika sakit, hemat suaramu
Jangan banyak berbicara saat Anda bersuara serak karena demam atau infeksi. Perhatikan suaramu.

9.    Ketika berbicara kepada kelompok besar diluar gedung pertimbangkan penggunaan pengeras suara
Berbicara keras tanpa pengeras suara bisa menyebabkan ketegangan berlebihan pada otot suara. Jadi lebih baik pergunakan pengeras suara.

10. Lembabkan udara rumah dan ruang kerjamu.
Kelembaban udara baik untuk suaramu. Lebih jauh dari itu, pemanasan suara tidak hanya bagus untuk penyanyi tapi juga untuk semua orang. Cobalah lakukan pemanasan dan melemaskan suara sebelum beraktivitas setiap hari.

Berikut ini adalah beberapa cara mudah untuk melakukannya:
  • Lakukan senam mulut dan lidah dipagi hari untuk pernafasan dan sirkulasi udara yang lebih baik. Bisa dilakukan di kamar mandi atau saat dalam perjalanan ke tempat kerja.
  • Lakukan humming ( Menyanyi dengan bibir terkatup alias bersenandung) atau cooing ( menyanyikan nada vocal A, I, U, E, O ) untuk pemanasan suara dipagi hari.
  • Jika hendak melakukan aktivitas suara yang kompleks ataupun pemanasan teknik bernyanyi yang kompleks, lakukan pemanasan yang sederhana terlebih dahulu.
  • Ulangi pemanasan beberapa kali dalam sehari untuk menghindari ketegangan otot leher, bahu, dan rahang.
  • Saat selesai aktivitas, lakukan pendinginan dengan cara yang serupa dengan pemanasan.

Bagi anda yang ingin belajar bernyanyi, nah, berikut ini ada 6 langkah praktis untuk bisa menyanyi dengan baik dan benar :

1.    Teknik Pernafasan (Ini merupakan motor penggerak).
Dalam bernyanyi, pernafasan itu sangat penting karena bernafas dengan baik akan sangat membantu dalam membentuk suara serta dapat memenuhi prasering atau panjang dan pendeknya suatu kumpulan nada, ada bermacam-macam olah pernafasan, yaitu :

a. Pernafasan CLAVICULAIR (dengan memakai pundak).
b. Pernafasan COSTROL (dengan dada).
c. Pernafasan DIAFRAGMA (ini yang paling baik).

Proses atau cara melatih pernafasan yang baik dan benar :
  • Pernapasan yang buruk akan mengakibatkan produksi suara yang buruk, teknik pernapasan yang tidak benar akan menghasilkan suara yang tidak berkualitas
  • Menghirup napas yang baik untuk menyanyi adalah menggunakan mulut dan hidung secara bersama-sama, terutama pada waktu menghirup dengan cepat dan dalam jumlah yang banyak.

Cara bernapas yang baik pada saat bernyanyi sebagai berikut :
  • Jangan menggunakan cara pernapasan di mana pada waktu menghirup udara, dada dan bahu terangkat, ini membuat leher menjadi tegang dan mengganggu produksi suara
  • Pada waktu bernapas daerah sekitar lingkar perut mengembang dan pada waktu membuang napas mengempis. Pada waktu menghembuskan napas untuk memproduksi suara, otot-otot di sekitar perut mengencang dan secara konstan mendorong ke dalam (mengempis) dengan berlahan-lahan dan terus-menerus sampai kalimat lagu habis. Ini yang disebut SUPPORT dan SUSTAIN.
  • Tarik nafas atau hirup nafas anda dalam 8 hitungan (8 detik) : 1 2 3 4 5 6 7 8
  • Tahan nafas saudara dalam 4 hitungan (4 detik) : 1 2 3 4
  • Keluarkan nafas anda dengan berdesis ( suara ular!) dalam 8 hitungan : 1 2 3 4 5 6 7 8
  • Bisa juga hal itu disebut 8 4 8 karena menghirup nafas dalam 8 hitungan, menahan nafas dalam 4 hitungan dan mengeluarkan nafas dalam 8 hitungan. Lakukan latihan itu berulang-ulang, dan saat mengeluarkan nafas, desis anda bisa diganti dengan mengucapkan mo atau me atau mu, dll.

2.    Intonasi (Penguasaan Notasi).
Intonasi adalah pembidik nada yan tepat atau menyanyikan nada dengan tepat. Untuk bisa memiliki intonasi yang baik, kita sebaiknya berlatih dengan alat musik seperti piano atau keyboard supaya nada yang kita mainkan pasti dan terkontrol. Tapi hal ini dapat disiasati jika kita tidak memiliki alat musik tersebut. Kita bisa merekam suara piano tersebut di handphone kita dan kita dapat pelajari sewaktu-waktu.
Contoh :
Kita dapat memainkan tangga nada C kemudian D dan E secara berurutan di piano atau gitar (mungkin kita bisa minta teman kita untuk memainkannya), kemudian kita rekan di handphone.

Nada yang dapat direkam mungkin adalah sebagai berikut :

  • Secara Ascending : Do Re Mi Fa Sol La Si Do dan Descending : Do Si La Sol Fa Mi Re Do atau
  • Secara Ascending : Do Mi Re Fa Mi Sol Fa La Sol Si La Do Si dan Descending: Do La Si Sol La Fa Sol Mi Fa Re Mi Do.

Anda bisa melakukan variasi lain misalnya :

  • Secara Ascending : Do Re Mi Fa Re Mi Fa Sol Mi Fa Sol La Si Sol La Si Do dan Descending : Do Si La Sol Si La Sol Fa La Sol Fa Mi Sol Fa Mi Re Fa Mi Re Do
3.    Irama, Birama dan Tempo
Seorang penyanyi yang baik seharusnya belajar untuk bisa menguasai bermacam-macam irama atau jenis aliran musik seperti : Chaca, Pop, Waltz dan sebagainya. Dia juga harus mengetahui birama lagu, apakah 4/4 atau 2/4, dan mesti mengikuti tempo (lambat-cepat) lagu.

4.    Penguasaan Artikulasi (pengucapan kata)
Seorang penyanyi selain harus menguasai dan mengahfalkan syair (lirik) lagu dengan baik, juga harus mengucapkan kata-katanya dengan jelas dan tegas. Untuk membantu agar dapat memberi “jiwa” pada lagu tersebut, harus juga memahami isi dan maksud yang terkandung dalam lagu.

Ada beberapa cara praktis untuk meningkatkan artikulasi anda, yaitu dengan mengucapkan vocal : A I U E O

5.    Tehnik Vibrasi
Vibrasi adalah suatu bentuk suara yang bergetar dan bergelombang dalam tehnik oleh vocal, vibrasi ini merupakan tahap finishing. Fungsinya biar terdengar lebih merdu dan indah. Kalau mau tahu contoh vibrasi yaitu ketika seseorang tertawa terbahak-bahak, suara akan terdengar bergetar dan bergelombang. Kemudian dalam dunia tarik suara, bentuk dasar tersebut dikembangkan menjadi sebuah tehnik dalam bernyanyi yang disebut vibrasi.

6.    Sikap Tubuh Dan Kondisi Saat Menyanyi
Selain hal-hal di atas, ada hal lain yang harus diperhatikan, yaitu sikap tubuh dalam bernyanyi, baik dalam latihan maupun pada saat kita sedang tampil di panggung/ podium. Mengapa sikap tubuh sangat berpengaruh pada sirkulasi nafas yang merupakan unsur penting dalam bernyanyi. Sikap ini harus dilatih, baik sikap duduk maupun sikap berdiri.

Sikap tubuh sangat mempengaruhi produksi suara seorang penyanyi baik penyanyi solo maupun penyanyi paduan suara. Pada saat menyanyi tubuh harus dalam kondisi yang rileks

Relaksasi perlu dilakukan pada saat latihan dan juga pada setiap sebelum penampilan, apalagi pada saat berlomba. Mental yang tegang mengakibatkan tubuh menjadi tegang pula, sehingga suara yang dihasilkan tidak maksimal. Posisi tubuh dalam menganyi harus mendapat perhatian. Posisi yang baik adalah berdiri dengan membagi beban yang sama pada dua kaki dan menempatkan kaki sedemikian rupa sehingga menjadi seimbang, terutama agar tubuh juga dapat ikut bergerak mengkespresikan dari lagu yang dinyanyikan.

Pada posisi menyanyi sambil duduk, posisi tubuh  bagian pinggang ke atas harus dalam kondisi yang sama dengan posisi tubuh bagian pinggang ke atas pada saat sedang berdiri. Posisi tubuh yang gagah sangat dibutuhkan.Ekspreasi wajah pada saat menyanyi juga sangat menentukan. Pada saat mengambil nada-nada yang tinggi perlu konsentrasi dalam menyanyikannya, maka alis dapat dinaikan, serta pipi seperti seorang yang sedang tersenyum dan jangan lupa untuk membuka mulut yang lebar sesuai dengan ketentuan yang biasa dilakukan dalam menyanyi.

Pada saat menyanyi memang nampak wajah akan terlihat jelek, namun suara yang dihasilkan akan jauh lebih berkualitas dibandingkan dengan kalau kita menyanyi hanya ingin menampilkan penampilan saja.
(bukan santai). Tubuh yang rileks dimaksudkan agar suara yang dihasilkan juga rileks dan tidak tegang. Untuk menciptakan suasana yang rileks sebelum bernyanyi diperlukan suatu relaksasi atau pelemasan tubuh dengan cara bersenam, memijat, dll.

Wednesday, 3 November 2010

PUJIAN KEPADA TUHAN MEMBAWA KEMENANGAN

2 Tawarikh 20:19-22
(19) Kemudian orang Lewi dari bani Kehat dan bani Korah bangkit berdiri untuk menyanyikan puji-pujian bagi TUHAN, Allah Israel, dengan suara yang sangat nyaring.
(20) Keesokan harinya pagi-pagi mereka maju menuju padang gurun Tekoa. Ketika mereka hendak berangkat, berdirilah Yosafat, dan berkata: “Dengar, hai Yehuda dan penduduk Yerusalem! Percayalah kepada TUHAN, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh! Percayalah kepada nabi-nabi-Nya, dan kamu akan berhasil!”
(21) Setelah ia berunding dengan rakyat, ia mengangkat orang-orang yang akan menyanyi nyanyian untuk TUHAN dan memuji TUHAN dalam pakaian kudus yang semarak pada waktu mereka keluar di muka orang-orang bersenjata, sambil berkata: “Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!”
(22) Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat Tuhanlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah.
Banyak orang tidak mengerti akan arti dari memuji Tuhan. Arti dari pujian kepada Tuhan adalah suatu penghormatan yang sangat besar yang ditujukan kepada Allah. Dalam bacaan Alkitab di atas di ceritakan tentang Raja Yosafat dan bangsanya yang sedang menghadapi musuh yang tidak dapat mereka atasi, musuh bertekad untuk menghancurkan mereka. Pada saat mereka ketakutan Allah meyakinkan mereka dengan mengatakan melalui nabinya :
*courtesy of PelitaHidup.com
2 Tawarikh 20:15-17 “dan berseru: “Camkanlah, hai seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalem dan tuanku raja Yosafat, beginilah firman TUHAN kepadamu: Janganlah kamu takut dan terkejut karena laskar yang besar ini, sebab bukan kamu yang akan berperang melainkan Allah.
Besok haruslah kamu turun menyerang mereka. Mereka akan mendaki pendakian Zis, dan kamu akan mendapati mereka di ujung lembah, di muka padang gurun Yeruel.
Dalam peperangan ini tidak usah kamu bertempur. Hai Yehuda dan Yerusalem, tinggallah berdiri di tempatmu, dan lihatlah bagaimana TUHAN memberikan kemenangan kepadamu. Janganlah kamu takut dan terkejut. Majulah besok menghadapi mereka, TUHAN akan menyertai kamu
.”
Saya percaya bahwa pada saat Yosafat mendengar hal itu, semua beban yang teramat berat yang ditaruh di pundak Yosafat terlepas begitu saja. Seketika hilanglah segala pusing kepala yang dideritanya beberapa hari terakhir ini karena tidak dapat tidur. Maka dengan segera berlututlah raja Yosafat dengan mukanya ke tanah. Seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalem pun sujud di hadapan TUHAN dan menyembah kepada-Nya. Serasa air sejuk dari surga yang membasahi bumi, hilanglah seluruh ketegangan bangsa Yehuda.


Perhatikan betapa orang-orang Yehuda sangat percaya kepada Tuhan, mereka memegang apa yang Tuhan janjikan kepada mereka. Oleh sebab itu secara spontan orang-orang Lewi dari bani Kehat dan bani Korah, yang terkenal sebagai penyanyi dan pemusik diantara bangsa itu, bangkit berdiri untuk menyanyikan puji-pujian bagi TUHAN, Allah Israel, dengan suara yang sangat nyaring buat kemenangan yang dijanjikan kepada mereka, dan yang pasti kemenangan itu datang.
Ketika Raja Daud memimpin prosesi membawa tabut perjanjian ke Yerusalem, ia memuji Allah dengan segenap kekuatannya.
Dikatakan dalam Mazmur 22:4 “Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.“
*courtesy of PelitaHidup.com
Sungguh pujian Daud sangat berkenan kepada Allah, sehingga Allah hadir di dalam kerajaannya dan memberinya kemenangan terhadap setiap peperangan melawan musuh-musuhnya. Lewat pujian Allah membawa Daud kepada kemenangan, dan membuat setiap orang menjadi takut dan percaya pada Allah.
Anda seharusnya memiliki sukacita ketika Anda mengetahui bahwa Allah yang Anda sembah itu mempunyai janji yang selalu di genapi! Ketika Anda takut dan cemas, Dia katakan dalam Yesaya 41:10, “janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.”
*courtesy of PelitaHidup.com
Ketika Anda dalam peperangan Allah mengatakan dalam Keluaran 14:14, “TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.”
Ketika Anda kuatir akan masa depan, Allah akan menjamin masa depan Anda ketika Anda masuk dalam rancanganNya, Yeremia 29:11 “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”
Ketika Anda menderita sakit, Yeremia 33:6, “Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan kepada mereka kesehatan dan kesembuhan, dan Aku akan menyembuhkan mereka dan akan menyingkapkan kepada mereka kesejahteraan dan keamanan yang berlimpah-limpah.”
*courtesy of PelitaHidup.com
Mari mulai Anda percaya dan fokus terhadap jaminan yang Allah sediakan untuk Anda yaitu kemenangan. Anda memiliki masalah ataupun tidak, mari mulai memuji Tuhan dengan lagu di dalam hati Anda, jangan pernah fokus pada keadaan Anda saat ini. Raih kemenangan yang Allah siapkan setiap hari dengan menghadirkan Allah di dalam hidup kita.
Mazmur 150:6 “Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN ! Haleluya!”

Tuesday, 12 October 2010

TIPS MENGARANG LAGU

1. Jujur.
Tidak ada istilah bahwa seseorang butuh inspirasi dalam mengarang lagu. Asalkan setiap orang berani jujur, pasti lagu yang mengungkapkan suasana hati dengan kualitas yang tinggi pasti akan tercipta. Patut diketahui bahwa lagu yang diciptakan menunjukkan seperti apa orang tersebut. Sebagai contoh, Kangen Band yang lagunya 'katrok' menandakan bahwa perjalanan kehidupan mereka masih sedikit 'katrok' dan mengapa mereka disukai dikarenakan ke'katrok'an mereka.

2. Jangan bergantung pada suasana
Ngebuat lagu bisa dilakuin dimana aja. Kadang2 kalo kita mencoba untuk jujur, dimanapun kita bisa mengungkapkan perasaan hati ke dalam lagu. Seperti lagu 'bayangkanlah' dari Padi yang tercipta dari sekedar kumpul2 sambil makan gorengan dipadu dengan teh manis yang hangat. Sederhana bukan?

3. Perluas referensi musik
Lagu yang kita ciptain berasal dari apa kita dengar kebanyakan, Pabila kita banyak mendengar lagu bertempo cepat dan keras, yah mungkin lagu kita ga bakal jauh beda dengan apa yang kita dengar. Hal tersebut, sekali lagi, menunjukkan bahwa butuh kejujuran dalam menulis lagu. Biar lagu kita terasa enak didengar dan disukai banyak orang, kita harus memperluas referensi lagu kita agar bisa terdengar lebih unik.

4. Pikirkan sesuatu yang paling berkesan ketika membuat lagu (entah itu senang atau sedih)
Kalo membuat lagu, usahakan untuk mengingat sebuah kenangan yang melekat di hati. Lagu bisa juga dijadikan dokumentasi kehidupan. Malah dokumentasi dengan menggunakan lagu akan terasa lebih indah dibanding kata2. Hal ini dikarenakan lagu memiliki ikatan emosional yang lebih tinggi melalui nada2 yang indah dan melodi yang dinamis yang bisa membuat kenangan tersebut terasa lebih indah.

5. Gunakan bahasa yang sesuai dengan nuansa lagu untuk menambah keindahan lagu tersebut
Mengapa nidji menggunakan bahasa inggris untuk beberapa lagunya? Hal itu dikarenakan lagu2 ciptaan mereka bener2 memiliki 'charm' jika ditampilkan dalam bahasa inggris. Berbeda dengan band seperti Padi atau peterpan. Apabila lagu ciptaan mereka dilantunkan dalam bahasa inggris, maka makna mendalam yang menjadi kekuatan mereka dalam liriknya tidak akan tersampaikan ke pendengar. Oleh karena itu gunakan bahasa yang sesuai.

Tips ini kususun untuk membantu orang2 yang ingin membuat lagu tapi ga pernah ketemu gimana caranya dan terlalu terpaku pada suatu patokan. O iya, tips terakhir. Jangan pernah membuang karya ciptaan walau jelek banget! Kalau bukan kita yang menghargai karya kita, siapa lagi??

Sumber:
bengkelmusik.com

Tuesday, 5 October 2010

SEJARAH LAGU "MALAM KUDUS"

Syair : Jerman, Josef Mohf, 1818: Silent Night, Holy Night, John Freeman Young, 1863.
Lagu : Stille nacht, Franz Gruber, 1818

Kita tentu akan merasa ada sesuatu yang kurang kalau ada perayaan Natal tanpa menyanyikan "Malam Kudus," bukan?
Terjemahan-terjemahan lagu Natal kesayangan itu sedikit berbeda satu dari yang lainnya, namun semuanya hampir serupa. Hal itu berlaku juga dalam bahasa- bahasa asing. Lagu itu begitu sederhana, sehingga tidak perlu ada banyak selisih pendapat atau perbedaan kata dalam menterjemahkannya.
"Malam Kudus" sungguh merupakan lagu pilihan, karena dinyanyikan dan dikasihi di seluruh dunia. Bahkan para musikus ternama rela memasukkannya pada acara konser dan piringan hitam mereka.
Anehnya, nyanyian yang terkenal di seluruh dunia itu sesungguhnya berasal dari sebuah desa kecil di daerah pegunungan negeri Austria. Inilah ceritanya....

Orgel yang Rusak
Orgel di gereja desa Oberndorf sedang rusak. Tikus-tikus sudah mengunyah banyak bagian dalam dari orgel itu.
Seorang tukang orgel telah dipanggil dari tempat lain. Tetapi menjelang Hari Natal tahun 1818, orgel itu masih belum selesai diperbaiki. Sandiwara Natal terpaksa dipindahkan dari gedung gereja, karena bagian-bagian orgel yang sedang dibetulkan itu masih berserakan di lantai ruang kebaktian.
Tentu tidak ada seorang pun yang mau kehilangan kesempatan melihat sandiwara Natal. Pertunjukan itu akan dipentaskan oleh beberapa pemain kenamaan yang biasa mengadakan tour keliling. Drama Natal sudah menjadi tradisi di desa itu, sama seperti di desa-desa lainnya di negeri Austria.
Untunglah, seorang pemilik kapal yang kaya raya mempunyai rumah besar di desa itu. la mengundang para anggota gereja untuk menyaksikan sandiwara Natal itu di rumahnya.
Tentu saja Josef Mohr, pendeta pembantu dari gereja itu, diundang pula. Pada malam tanggal 23 Desember, ia turut menyaksikan pertunjukan di rumah orang kaya itu.
Sesudah drama Natal itu selesai, Pendeta Mohr tidak terus pulang. la mendaki sebuah bukit kecil yang berdekatan. Dari puncaknya ia memandang jauh ke bawah, dan melihat desa di lembah yang disinari cahaya bintang yang gemerlapan. Sungguh malam itu indah sekali ... malam yang kudus ... malam yang sunyi ....

Hadiah Natal yang Istimewa
Pendeta Mohr baru sampai ke rumah tengah malam. Tetapi ia belum juga siap tidur. Ia menyalakan lilin, lalu mulai menulis sebuah syair tentang apa yang telah dilihatnya dan dirasakannya pada malam itu.
Keesokan harinya pendeta muda itu pergi ke rumah temannya. Franz Gruber, yang juga masih muda, adalah kepala sekolah di desa Arnsdorf, yang terletak tiga kilometer jauhnya dari Oberndorf. la pun merangkap pemimpin musik di gereja yang dilayani oleh Josef Mohr.
Pendeta Mohr lalu memberikan sehelai kertas lipatan kepada kawannya. "Inilah hadiah Natal untukmu," katanya, "sebuah syair yang baru saja saya karang tadi malam."
"Terima kasih, pendeta!" balas Franz Gruber.
Setelah mereka berdua diam sejenak, lalu pendeta muda itu bertanya: "Mungkin engkau dapat membuat lagunya, ya?"
Franz Gruber senang atas saran itu. Segera ia mulai bekerja dengan syair hasil karya Josef Mohr.
Pada sore harinya, tukang orgel itu sudah cukup membersihkan ruang kebaktian sehingga gedung gereja dapat dipakai lagi. Tetapi orgel itu sendiri masih belum dapat digunakan.
Penduduk desa berkumpul untuk merayakan Malam Natal. Dengan keheranan mereka menerima pengumuman, bahwa termasuk pada acara malam itu ada sebuah lagu Natal yang baru.
Franz Gruber sudah membuat aransemen khusus dari lagu ciptaannya--untuk dua suara, diiringi oleh gitar dan koor. Mulailah dia memetik senar pada gitar yang tergantung di pundaknya dengan tali hijau. Lalu ia membawakan suara bas, sedangkan Josef Mohr menyanyikan suara tenor.
Paduan suara gereja bergabung dengan duet itu pada saat-saat yang telah ditentukan. Dan untuk pertama kalinya lagu "Malam Kudus" diperdengarkan.

Bagaimana Tersebar?
Tukang orgel turut hadir dalam kebaktian Malam Natal itu. Ia senang sekali mendengarkan lagu Natal yang baru. Mulailah dia bersenandung, mengingat not-not melodi itu dan mengulang-ulangi kata-katanya.
"Malam Kudus" masih tetap bergema dalam ingatannya pada saat ia selesai memperbaiki orgel di Oberndorf, lalu pulang.
Sekarang masuklah beberapa tokoh baru dalam ceritanya, yaitu: Strasser bersaudara. Keempat gadis Strasser itu adalah anak-anak seorang pembuat sarung tangan. Mereka berbakat luar biasa di bidang musik.
Sewaktu masih kecil, keempat gadis cilik itu suka menyanyi di pasar, sedangkan ayah mereka menjual sarung tangan buatannya. Banyak orang mulai memperhatikan mereka, dan bahkan memberi mereka uang alas nyanyiannya.
Demikian kecilnya permulaan karier keempat gadis Strasser itu, hanya sekedar menyanyi di pasar. Tetapi mereka cepat menjadi tenar. Mereka sempat berkeliling ke banyak kota. Yang terutama mereka tonjolkan ialah lagu-lagu rakyat dari tanah air mereka, yakni dari daerah pegunungan negeri Austria.
Tukang orgel tadi mampir ke rumah keempat Strasser bersaudara. Kepada mereka ia nyanyikan lagu Natal yang baru saja dipelajarinya dari kedua penciptanya di gereja desa itu.
Salah seorang penyanyi wanita itu menuliskan kata-kata dan not-not yang mereka dengarkan dari tukang orgel teman mereka. Dengan berbuat demikian mereka pun dapat menghafalkannya.
Keempat wanita itu senang menambahkan "Malam Kudus" pada acara mereka. Makin lama makin banyak orang yang mendengarnya, sehingga lagu Natal itu mulai dibawa ke negeri-negeri lain pula.
Pernah seorang pemimpin konser terkenal mengundang keempat kakak-beradik dari keluarga Strasser itu untuk menghadiri konsernya. Sebagai atraksi penutup acara yang tak diumumkan sebelumnya, ia pun memanggil keempat wanita itu untuk maju ke depan dan menyanyi. Antara lain, mereka menyanyikan "Malam Kudus," yang oleh mereka diberi judul "Lagu dari Surga."
Raja dan ratu daerah Saksen menghadiri konser itu. Mereka mengundang rombongan penyanyi Strasser itu untuk datang ke istana pada Malam Natal. Tentu saja di sana pun mereka membawakan lagu "Malam Kudus."

Rahasia Asal Usulnya
Lagu Natal yang indah itu umumnya dikenal hanya sebagai "lagu rakyat" saja. Tetapi sang raja ingin tahu siapakah pengarangnya. Pemimpin musik di istana, yaitu komponis besar Felix Mendelssohn (lihatlah pasal 14 dari JILID 3 dalam seri buku ini), juga tidak tahu tentang asal usul lagu Natal itu.
Sang raja mengirim seorang utusan khusus untuk menyelidiki rahasia itu. Utusannya hampir saja pulang dengan tangan kosong. Lalu secara kebetulan ia mendengar seekor burung piaraan yang sedang bersiul. Lagu siulannya tak lain ialah "Malam Kudus"!
Setelah utusan raja tahu bahwa burung itu dulu dibawa oleh seseorang dalam perjalanannya dari daerah pegunungan Austria, maka pergilah dia ke sana serta menyelidiki lebih jauh. Mula-mula ia menyangka bahwa barangkali ia akan menemukan lagu itu dalam naskah-naskah karangan Johann Michael Haydn, seorang komponis bangsa Austria yang terkenal. (Lihatlah pasal 6 dari JILID 3 dalam seri buku ini.) Tetapi sia-sia semua penelitiannya.
Akan tetapi usaha utusan raja itu telah menimbulkan rasa ingin tahu pada penduduk setempat. Seorang pemimpin koor anak-anak merasa bahwa salah seorang muridnya mungkin pernah melatih burung yang pandai mengidungkan "Malam Kudus" itu. Maka ia menyembunyikan diri sambil bersiul meniru suara burung tersebut.
Segera muncullah seorang anak laki-laki, mencari burung piaraannya yang sudah lama lolos. Ternyata anak itu bernama Felix Gruber. Dan lagu yang sudah termasyhur itu, yang dulu diajarkan kepada burung piaraannya, ditulis asli oleh ayahnya sendiri!
Demikianlah seorang bocah dan seekor burung turut mengambil peranan dalam menyatakan kepada dunia luar, siapakah sebenarnya yang mengarang "Lagu Natal dari Desa di Gunung" itu.

Tanda Pengenal Orang Kristen
Setelah satu abad lebih, "Malam Kudus" sesungguhnya menjadi milik bersama seluruh umat manusia. Bahkan lagu Natal itu pernah dipakai secara luar biasa, untuk menciptakan hubungan persahabatan antara orang-orang Kristen dari dua bangsa yang sangat berbeda bahasa dan latar belakangnya.
Pada waktu Natal tahun 1943, seluruh daerah Lautan Pasifika diliputi oleh Perang Dunia Kedua. Beberapa minggu setelah Hari Natal itu, sebuah pesawat terbang Amerika Serikat mengalami kerusakan yang hebat dalam peperangan, sehingga jatuh ke dalam samudra di dekat salah satu pulau Indonesia.
Kelima orang awak kapal itu, yang luka-luka semua, terapung-apung pada pecahan-pecahan kapalnya yang sudah tenggelam. Lalu nampak pada mereka beberapa perahu yang makin mendekat. Orang-orang yang asing bagi mereka mendayung dengan cepatnya dan menolong mereka masuk ke dalam perahu-perahu itu.
Penerbang-penerbang bangsa Amerika itu ragu-ragu dan curiga:
Apakah orang-orang ini masih di bawah kuasa Jepang, musuh mereka? Apakah orang-orang ini belum beradab, dan hanya menarik mereka dari laut untuk memperlakukan mereka secara kejam?
Segala macam kekuatiran terkilas pada pikiran mereka, karena mereka sama sekali tak dapat berbicara dalam bahasa para pendayung berkulit coklat itu. Sebaliknya, orang-orang tersebut sama sekali tak dapat berbicara dalam bahasa Inggris. Rupa-rupanya tiada jalan untuk mengetahui dengan pasti, apakah tentara angkatan udara itu telah jatuh ke dalam tangan kawan atau lawan.
Akhirnya, sesudah semua perahu itu mendarat di pantai, salah seorang penduduk pulau itu mulai menyanyikan "Malam Kudus." Kata-kata dalam bahasa Indonesia itu masih asing bagi para penerbang yang capai dan curiga. Tetapi lagunya segera mereka kenali. Dengan tersenyum tanda perasaan lega, turutlah mereka menyanyi dalam bahasa mereka sendiri. Insaflah mereka sekarang bahwa mereka sudah jatuh ke dalam tangan orang-orang Kristen sesamanya, yang akan melindungi dan merawat mereka.

Lagu Duniawi dan Surgawi
Bagaimana dengan sisa hidup kedua orang yang mula-mula menciptakan lagu "Malam Kudus"?
Josef Mohr hidup dari tahun 1792 sampai tahun 1848. Franz Gruber hidup dari tahun 1787 sampai tahun 1863. Kedua orang itu terus melayani Tuhan bertahun- tahun lamanya dengan berbagai-bagai cara. Namun sejauh pengetahuan orang, mereka tidak pernah menulis apa-apa lagi yang luar biasa. Nama-nama mereka pasti sudah dilupakan oleh dunia sekarang...kecuali satu kejadian, yaitu: Pada masa muda mereka pernah bekerja sama untuk menghasilkan sebuah lagu pilihan.
Gereja kecil di desa Oberndorf itu dilanda banjir pegunungan pada tahun 1899, sehingga hancur luluh. Sebuah gedung gereja yang baru sudah dibangun di sana. Di sebelah dalamnya ada pahatan dari marmer dan perunggu sebagai peringatan lagu "Malam Kudus."
Pahatan itu menggambarkan Pendeta Mohr, seakan-akan ia sedang bersandar di jendela, melihat keluar dari rumah Tuhan di surga. Tangannya ditaruh di telinga. Ia tersenyum sambil mendengar suara anak-anak di bumi yang sedang menyanyikan lagu Natal karangannya. Di belakangnya berdiri Franz Gruber, yang juga tersenyum sambil memetik gitarnya.
Sungguh tepat sekali kiasan dalam pahatan itu! Seolah-olah seisi dunia, juga seisi surga, turut menyanyikan "Lagu Natal dari Desa di Gunung."

Sumber: 
Riwayat Lagu Pilihan dari Nyanyian Pujian, Jilid 1
® Lembaga Literatur Baptis

Friday, 1 October 2010

10 PENYEBAB BAND GAGAL

Segala keluh kesah dari musisi yang merasa band-nya gitu-gitu aja tentu sudah sering kita dengar. Tidak usah jauh-jauh, kemungkinan malah dialami oleh band teman anda, atau justru band anda sendiri?! Curhat panjang tentang iklim daerah yang tidak kondusif, hubungan antar personil yang dis-harmonis, atau kesempatan emas yang seakan tidak pernah datang. Semua ini tentu pernah dirasakan oleh band yang sedang mencoba 'menaklukkan' industri musik yang dikenal kejam.

Ending yang biasa terjadi adalah kebanyakan band merasa menthok, lalu bubar atau menghilang. Untuk memperbesar kemungkinan 'happy-ending', kami coba membuka manuskrip lama tentang Sepuluh Alasan Kenapa Banyak Band Gagal karya Jeffrey A Macak yang kami rasa masih relevan.
Ini sangat mendasar, dan mungkin bisa mencerahkan peluang karir band anda selanjutnya. Tidak percaya, silahkan cermati satu-persatu 'ayat-ayat cinta' yang ada di bawah ini...

1.       Mereka Tidak Memiliki Tujuan
Jika Anda tidak memiliki tujuan dalam mengembangkan karier, bagaimana Anda bisa mendeteksi sebuah kemajuan? Bisnis musik adalah bisnis yang keras, apalagi jika Anda tidak memiliki panduan yang jelas. Kebanyakan label rekaman, penerbit musik, manajer, produser, pengacara hiburan dan bahkan agensi booking tidak akan mau bekerjasama dengan artis yang belum jelas menentukan arah dan tujuan bagi bandnya. Mereka lebih memilih untuk bekerjasama dengan musisi yang memiliki tujuan jelas dan cekatan.

2.      Mereka Tidak Memiliki Perangkat Menuju Kesuksesan
Berlawanan dengan kepercayaan orang banyak, sebenarnya memang ada sebuah "proses" untuk menjadi musisi professional dan mendapatkan sebuah kontrak rekaman. Industri musik dipenuhi dengan rumor, mitos dan misinformasi yang membuatnya sulit untuk menggoreskan kesuksesan di atasnya. Dengan memahami bagaimana industri musik ini bekerja tentunya dapat menjadi aset yang sangat berharga. Bagian dari "proses" yang dimaksud ini termasuk di antaranya adalah penggunaan "perangkat" khusus yang telah menjadi standar dalam ruang lingkup industri musik!

Daftar berikut memuat beberapa perangkat wajib yang Anda butuhkan guna mengejar karier yang serius sebagai musisi professional ;

Press Kit / Promo Pack
  • Sebuah demo kaset / CD yang berisikan 3-5 lagu TERBAIK band Anda. (Kualitas jelas berpengaruh!)
  • Biografi artis. (Informasi penting tentang sang artis, termasuk siapa saja mereka, apa yang mereka lakukan, apa yang sedang mereka kerjakan, dan sebagainya.)
  • Daftar lagu (song list). (Seluruh judul lagu yang dibawakan oleh sang artis, milik sendiri atau cover)
  • Lirik-lirik lagu. (materi lirik-lirik lagu milik sang artis yang termuat dalam demo mereka.
  • Foto artis.
  • "Write-ups" (Berbagai kisah menarik atau resensi yang ditulis media cetak)

Mailing List
Salah satu faktor terpenting dari kesuksesan Anda adalah dengan membangun, memelihara serta memaksimalkan pemanfaatan mailing list. Milis ini terdiri dari nama-nama dan kontak informasi para penggemar, kontak media, pelaku industri musik dan siapa saja yang memiliki minat yang sama (bisnis dan sebaliknya) dengan Anda (sang artis). Sebuah mailing list dapat menjadi aset yang berharga bagi artis siapa saja apabila mereka memanfaatkannya secara maksimal.

Daftar Target Media
Pemanfaatan media guna mendukung kemajuan karier Anda merupakan hal yang sangat penting sifatnya. Ini mencakup di antaranya penerbitan-penerbitan industri musik, majalah-majalah, surat kabar, radio, televisi dan internet. Sebuah band atau artis yang sangat berbakat dan secara berkesinambungan melakukan promosi bagi kemajuan kariernya memiliki kesempatan yang besar untuk mendapat "perhatian" untuk dikontrak label rekaman.

Pernahkah Anda mendengar orang berkata, "saya nggak pernah lihat dan nggak pernah tahu band mereka." Nah, Anda harus berlawanan dengan komentar tadi! Berusahalah untuk selalu "tampil" sebanyak mungkin di depan banyak orang. Penuhi keingintahuan industri dan khalayak luas dengan aksi band Anda maka dijamin band Anda akan tampil di banyak tempat! Manfaatkan penggunaan media dengan memasang iklan atau beriklan secara gratis, sebarkan rilis pers, write-ups dan resensi, dan kalau bisa usahakan tampil di radio dan televisi juga.

3.      Mereka Tidak Memiliki Seseorang Untuk Memandu Karier
Salah satu tanggung jawab dari manajer personal adalah untuk membantu artis mengambil keputusan yang berhubungan dengan karier musik mereka. Masalahnya, kebanyakan artis biasanya tidak memiliki banyak waktu untuk mencari manajemen yang bagus. Biasanya ini terjadi karena kebanyakan manajer yang professional dan berpengalaman, sibuk sendiri dengan klien mereka masing-masing. Karena alasan inilah, banyak musisi yang lantas meminta kawan mereka sendiri untuk menjadi manajer.
Yang sering terjadi kemudian, sang teman tadi ternyata justru cenderung menjadi seorang booking agent dibandingkan manajer personal band. (Lebih gampang mencarikan panggung tentunya dibandingkan harus memandu karier musik artis!) Karena "teman-teman" ini sangat awam dengan bisnis musik, mereka terkadang jatuhnya malah sering mempersulit dibanding mempermudah.
Jika memang manajer yang Anda cari, maka carilah manajer! Jika teman-teman Anda berniat untuk membantu, mereka bisa menjual tiket di konser atau belajar mengoperasikan lighting! Jangan pertaruhkan karier band Anda di tangan seseorang yang sama sekali tidak memahami cara bekerja bisnis musik apalagi tidak berpengalaman sama sekali di dunia bisnis yang satu ini.

4.      Mereka Menunggu Untuk Ditemukan
Jika Anda "menunggu untuk ditemukan", maka saya punya satu pertanyaan sederhana, "APA YANG SEBENARNYA YANG KAMU TUNGGU?" Ini seperti berkata, "Saya sedang menunggu sukses!" Jelas tidak masuk akal! Apa yang dimaksud oleh musisi-musisi ini ketika mereka bilang tengah menunggu untuk ditemukan sebenarnya adalah: "Saya sudah mentok karena benar-benar nggak tahu harus melakukan apa lagi!" Tidak ada yang perlu ditunggu-tunggu, mulai lakukan sesuatu, SEKARANG!... Demand discovery, never wait for it!

5.      Mereka Kurang Berdedikasi
Banyak band yang telah manggung bareng selama lebih dari 10 tahun sebelum akhirnya mendapatkan kontrak rekaman! Itulah dedikasi! Itulah kegigihan! Keuletan seperti itulah yang dapat membawa artis/band ke puncak kesuksesan di bisnis musik. Anda tentu tidak perlu tampil 10 tahun lamanya sebelum "keajaiban" terjadi, namun, bila Anda memiliki dedikasi untuk mengarungi suka-duka dan sukses menghalau segala rintangan yang manghalang, agaknya Anda sudah semakin dekat dengan "keajaiban" tersebut.

6.      Mereka Benar-Benar Tidak Tahu Apa Yang Harus Dilakukan
Oke, berikut ini adalah; "3 Rahasia Besar untuk menjadi Seorang Musisi Profesional dan Mendapatkan Kontrak Rekaman!"
  • Asah terus bakat Anda! Latihan, latihan, latihan!
  • Didiklah diri Anda dengan berbagai pengetahuan tentang bisnis musik! Jangan sekali-sekali beranggapan kalau Anda mengerti semuanya, cari tahu! Jika Anda berfikir akan tahu dengan sendirinya nanti... Anda benar, memang begitu, tapi ini terjadi setelah Anda tersandung dan jatuh berkali-kali. Jauh lebih pelik dari yang Anda bayangkan! Memang asyik-asyik saja belajar sambil mempraktekannya, tapi jangan sampai belajar dari kesalahan yang terjadi berkali-kali, dong! Ini sangat memakan waktu dan sangat menyakitkan bagi diri Anda sendiri tentunya. Carilah fakta-fakta dan pelajari bisnis ini dengan cara yang benar!
  • Promosi, promosi, promosi! Mungkin Anda adalah musisi terhebat atau penyanyi paling sensasional yang pernah ada di planet ini, tapi kalau tanpa didukung promosi, siapa yang tahu?
7.     Lebih Banyak Punya Alasan Mengapa Mereka Tidak Bisa Dibandingkan Mereka Bisa!
    Banyak musisi yang belum apa-apa sudah memasang banyak penghalang di benak mereka. Hal ini malah membuat mereka jauh dari kesuksesan. Jangan biarkan kekurangan PD merongrong bakat atau karier musik yang telah Anda impi-impikan sejak lama. Ego yang sehat malah dibutuhkan dalam bisnis musik. (seorang ego-maniak tidak mendapat tempat di sini!)

8.      Mereka Tidak Memiliki Komitmen Jangka Panjang
Jika Anda tidak jujur melihat diri Anda sendiri sebagai seorang musisi lebih dari 6 bulan sampai satu atau dua tahun, maka Anda sedang melalui sebuah fase yang bagi kita musisi "beneran" selalu berharap agar Anda MENGHILANG secepatnya! Menjadi seorang musisi adalah kerja keras seumur hidup, bukannya iseng-iseng! Musisi-musisi yang sukses di industri musik tidak sekadar memasukkan jempol kaki mereka untuk memeriksa keadaan air, mereka langsung terjun dengan kepala mereka lebih dahulu dan TIDAK pernah melihat ke belakang lagi! Sekali Anda telah menjadi seorang musisi maka seumur hidup Anda akan terus menjadi musisi!

9.      Mereka Tidak Serius
Jika Anda memperlakukan musik hanya sebagai hobi, maka selamanya ia akan seperti itu! Jika Anda tidak menggiring musik dan band Anda menjadi serius, maka tidak seorangpun yang akan mau serius dengan band Anda! Jika tujuan Anda adalah menjadi musisi profesional, Anda harus menampilkan diri Anda dan apa yang Anda lakukan secara profesional pula!

10.  Mereka Tidak Berbakat Sama Sekali
Salah satu alasan terbesar mengapa begitu sulit untuk menembus bisnis musik adalah karena bisnis ini merupakan bisnis yang kompleks. Semua orang kebelet menjadi bintang. Apa yang membuatnya semakin sulit ditembus ternyata karena makin banyak lahir musisi jadi-jadian yang merusak kesempatan bagi musisi-musisi berbakat! Label-label rekaman dibombardir dengan demo-demo "sampah" yang sangat jauh dari standar industri musik. Tidak heran makanya demo-demo ini kemudian langsung berakhir di keranjang sampah walau belum sempat dibuka sama sekali! Ini artinya bagi musisi professional, orang tersebut harus menunggu sampai bagian A&R dari label-label rekaman tersebut selesai menyortir satu-persatu ribuan "sampah" tersebut sebelum akhirnya benar-benar dibuka dan disimak oleh mereka.
 

blogger templates | Make Money Online